<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>kampoeng eindye</title>
	<atom:link href="http://menantangbatas.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://menantangbatas.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Jul 2010 02:31:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='menantangbatas.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>kampoeng eindye</title>
		<link>http://menantangbatas.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://menantangbatas.wordpress.com/osd.xml" title="kampoeng eindye" />
	<atom:link rel='hub' href='http://menantangbatas.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Menemukan Kebahagiaan</title>
		<link>http://menantangbatas.wordpress.com/2010/07/13/menemukan-kebahagiaan/</link>
		<comments>http://menantangbatas.wordpress.com/2010/07/13/menemukan-kebahagiaan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2010 01:44:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>menantangbatas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menantangbatas.wordpress.com/?p=116</guid>
		<description><![CDATA[Pada suatu ketika, seorang anak menangis dan mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia sudah menyerah dan tidak tahu lagi bagaimana menghadapinya. Ia sudah lelah untuk berjuang. Tiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru. Ayahnya yang seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menantangbatas.wordpress.com&amp;blog=3108335&amp;post=116&amp;subd=menantangbatas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://menantangbatas.files.wordpress.com/2010/07/hapiness.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-117" title="hapiness" src="http://menantangbatas.files.wordpress.com/2010/07/hapiness.jpg?w=462&#038;h=248" alt="" width="462" height="248" /></a></p>
<p>Pada suatu ketika, seorang anak menangis dan mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia sudah menyerah dan tidak tahu lagi bagaimana menghadapinya. Ia sudah lelah untuk berjuang. Tiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru. Ayahnya yang seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api.</p>
<p>Setelah air di panci-panci tersebut mendidih. Ia menaruh wortel di dalam panci pertama, telur di panci kedua dan ia menaruh kopi bubuk di panci terakhir. Ia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. Si anak membungkam dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan sang ayah. Setelah 20 menit, sang ayah mematikan api. Ia menyisihkan wortel dan menaruhnya di mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk yang lain, dan menuangkan kopi di mangkuk lainnya.</p>
<p>Lalu ia bertanya kepada anaknya, “Apa yang kau lihat, nak?”. &#8220;Wortel, telur, dan kopi” jawab si anak. Ayahnya mengajaknya mendekat dan memintanya merasakan wortel itu. Ia melakukannya dan merasakan bahwa wortel itu terasa lunak. Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, ia mendapati sebuah telur rebus yang mengeras. Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi kopi. Ia tersenyum ketika mencicipi kopi dengan aromanya yang khas. Setelah itu, si Anak bertanya, “Apa arti semua ini, Ayah?”</p>
<p>Ayahnya menerangkan bahwa ketiganya telah menghadapi ‘kesulitan’ yang sama, melalui proses perebusan, tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda. Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, wortel menjadi lembut dan lunak. Telur sebelumnya mudah pecah. Cangkang tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras. Bubuk kopi mengalami perubahan yang unik. Setelah berada di dalam rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut.</p>
<p>“Kamu termasuk yang mana?,” tanya ayahnya. “Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana kau menghadapinya? Apakah kamu wortel, telur atau kopi?” Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu adalah wortel yang kelihatannya keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah, menjadi lunak dan kehilangan kekuatanmu.”</p>
<p>“Apakah kamu adalah telur, yang awalnya memiliki hati lembut? Dengan jiwa yang dinamis, namun setelah adanya kematian, patah hati, perceraian atau pemecatan maka hatimu menjadi keras dan kaku. Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah kamu menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku?”</p>
<p>“Ataukah kamu adalah bubuk kopi? Bubuk kopi merubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang maksimal pada suhu 100 derajat Celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat.”</p>
<p>“Jika kamu seperti bubuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk, kamu akan menjadi semakin baik dan membuat keadaan di sekitarmu juga membaik.”</p>
<br />Filed under: <a href='http://menantangbatas.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/menantangbatas.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/menantangbatas.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/menantangbatas.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/menantangbatas.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/menantangbatas.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/menantangbatas.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/menantangbatas.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/menantangbatas.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/menantangbatas.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/menantangbatas.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/menantangbatas.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/menantangbatas.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/menantangbatas.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/menantangbatas.wordpress.com/116/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menantangbatas.wordpress.com&amp;blog=3108335&amp;post=116&amp;subd=menantangbatas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menantangbatas.wordpress.com/2010/07/13/menemukan-kebahagiaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2c4d954e434bce9689eaf79fe5930d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">menantangbatas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://menantangbatas.files.wordpress.com/2010/07/hapiness.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">hapiness</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Persembahan Buat Richard Hoe</title>
		<link>http://menantangbatas.wordpress.com/2010/07/13/persembahan-buat-richard-hoe/</link>
		<comments>http://menantangbatas.wordpress.com/2010/07/13/persembahan-buat-richard-hoe/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2010 01:28:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>menantangbatas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menantangbatas.wordpress.com/?p=112</guid>
		<description><![CDATA[Sambil termenung dalam sebuah senja yang berkabut di sebuah tempat di Jakarta, melepas pandang sejauh ufuk-ufuk yang menyemburat jingga, aku menulis sebuah cerita saat-saat dimana aku melewati perjalanan panjang dari Bandung, transit ke Jakarta menuju Semarang&#8230; Aku bertemu dengan teman perempuan ku (Siska) di Bandara Jakarta setelah melewati perjalanan dari Bandung dengan kereta. Ketika di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menantangbatas.wordpress.com&amp;blog=3108335&amp;post=112&amp;subd=menantangbatas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://menantangbatas.files.wordpress.com/2010/07/senja.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-113" title="senja" src="http://menantangbatas.files.wordpress.com/2010/07/senja.jpg?w=476&#038;h=243" alt="" width="476" height="243" /></a></p>
<p>Sambil termenung dalam sebuah senja yang berkabut di sebuah tempat di Jakarta, melepas pandang sejauh ufuk-ufuk yang menyemburat jingga, aku menulis sebuah cerita saat-saat dimana aku melewati perjalanan panjang dari Bandung, transit ke Jakarta menuju Semarang&#8230;</p>
<p>Aku bertemu dengan teman perempuan ku (Siska) di Bandara Jakarta setelah melewati perjalanan dari Bandung dengan kereta. Ketika di pesawat, Siska memberikan sebuah kado kecil yang terbungkus kertas biru dari seorang sahabat (Richard Hoe). “ini dari Richard” katanya.. Itu adalah sebuah gelang kayu yang aku kagumi ketika kami berjalan melihat barang seni kayu di Paris Van Java, Bandung.. Kepada Siska dia bilang, bahwa kado itu sudah dipersiapkan 2 bulan sebelumnya. Aku hanya menanggapinya dengan sederhana dan memberikan sms terima kasih setelah sampai di Bandara Achmad Yani Semarang dan berjanji akan membalas hadiahnya dalam sebuah momen yang khusus nanti.</p>
<p>Sepanjang minggu setelah itu aku rajin bertemu dengan Richard di kostan teman perempuan ku di sudut atas bukit Cimbeleuit. Pada tiap2 pertemuan kami, aku selalu saja menghabiskan waktu dengan berpikir tentang kapan momen waktu yang pas untuk membalas hadiah mu, sobat.</p>
<p>Seiring dengan waktu, akhirnya semua itu berlalu tiba2.. dan waktu memang pandai menipu dan merubah segalanya. Waktu emang tidak pernah bisa menunggu dan ditungu karena dia akan berlalu dengan egoisnya. Seperti itu juga teman ku datang dan pergi satu2, tanggal 7 Maret 2010 Richard Hoe meninggal secara tiba2 ketika pulang main futsal di Kebayoran, Jakarta.</p>
<p>Dalam upacara pemakamannya secara kristiani, teman perempuan ku berkata, “jangan pernah berpikir untuk memberikan sesuatu dalam sebuah momen yang khusus, karena setiap dentingan waktu kehidupan adalah waktu yang berharga”.</p>
<p>Belakangan, kata2 itu selalu terngiang dalam kepala ku, pun sekarang ketika aku tuliskan secara pelan2 cerita ini kepada kalian. Aku merenungi tentang semua hal yang telah aku lewati dan aku lakukan selama ini. Aku berpikir tentang banyak hal yang telah aku lakukan dan tidak menyadari bahwa semua orang disekelilingku merupakan orang yang istimewa (setidaknya menurut ku).</p>
<p>Aku mulai berpikir tentang kata2nya di pemakaman tempo hari dan sungguh menyedihkan mendapati diri ku meghabiskan sedikit dari sekian banyak waktu bersama keluarga dan teman2 yang teristimewa. Aku tersadar dan mengutuki diri ku bahwa aku menyia2kan sekian banyak waktu untuk menghargai dan berbagi terima kasih dengan mereka.</p>
<p>Aku berdiri termenung dalam bangunan lantai tiga di Jakarta dan memandang kosong ke angkasa dengan berjanji bahwa aku akan lebih banyak menghabiskan waktu dengan keluarga dan teman2 dan mengurangi waktu dengan keasikan dunia ku. Aku ingin mencoba menikmati saat2 itu.</p>
<p>Aku ingin menulis, melihat, mendengar dan melakukannya sekarang. Aku tak begitu yakin apakah Richard tahu apa yang aku pikirkan, mulai sat ini aku akan melakukan banyak hal yang tidak biasa ku lakukan dalam agenda waktu ku yang dihabiskan dengan perpustakan, toko buku, kesenangan pribadi atau rutinitas kerjan. Aku mulai menulis daftar semua orang yang pernah aku kenal dengan baik, menyapa dan menelpon mereka untuk sekedar bercerita tentang indahnya belaian angin senja, mengenang ketololan ketika kita remaja, meminta maaf atas semua khilaf yang pernah aku lakukan dan berusaha untuk memperbaiki setiap perselisihan yang terjadi pada masa lalu.</p>
<p>Ini adalah sebuah kesalahan, menyadari akan pentingnya sesuatu ketika sesuatu itu tak pernah ada lagi dalam kehidupan kita. Dan aku sungguh marah serta mengutuki diri karena kebiasan buruk ku menunda untuk melihat dan menyapa semua teman pada suatu hari nanti, pada sebuah momen yang khusus. Dan malam ini, aku memulainya dengan orang tua, adik2, dan teman terbaik ku dan mengatakan bahwa aku benar2 menyanyangi mereka secintanya cinta, setulusnya tulus. Aku ingin mengatakan bahwa mereka adalah orang2 yang selalu hadir dalam tiap2 jenak doa ku. Aku berusaha keras untuk tidak menunda, menahan diri untuk menyampaikan sesuatu.. Kawan, dalam tiap2 kesalahan yang pernah aku buat, pulung lah penyesalan ini bahwa setiap hari, setiap desahan nafas adalah momen berharga anugerah Tuhan..</p>
<p>Bukankah ini merupakan sebuah ketololan ketika kau berpikir tentang bagaimana waktu tampaknya menyelinap pergi dengan begitu cepat dan kau merasa bahwa kau telah membuang banyak momen yang berharga. Ketika masa penyesalan itu datang, kita akan berpikir andai Tuhan akan memberikan kita satu kesempatan lagi untuk menunjukkan perasan sayang dan kasih kita pada orang2 terdekat. Yakinlah, bahwa kau akan mendapatkan diri mu dalam penyesalan seumur hidup mu..</p>
<p>Kalau kau tahu bahwa hidup berjalan dengan begitu singkat, kenapa tidak kau lakukan saat ini untuk menyampaikan bahwa kau sangat menyayangi semua orang terdekat mu sebelum kita benar2 kehabisan waktu untuk menyampaikannya dan meratapi diri karena tidak mau mengambil kesempatan sebelum waktu itu benar2 pergi. Cinta adalah sebuah kata yang menjelaskan bagaimana kita merasa sayang dan mengucapkan terima kasih karena semua orang2 terkasih selalu ada dalam setiap langkah perjalanan menuju impian kita.</p>
<p>Selamat Jalan buat &#8220;Richard Hue (oteng)&#8221;; asli gue kangen banget sama perut gentong lo. The Valley hambar tanpa lo, moga lo damai dalam kasih Tuhan bersama rengkuhan bidadari impian lo..</p>
<br />Filed under: <a href='http://menantangbatas.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/menantangbatas.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/menantangbatas.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/menantangbatas.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/menantangbatas.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/menantangbatas.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/menantangbatas.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/menantangbatas.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/menantangbatas.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/menantangbatas.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/menantangbatas.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/menantangbatas.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/menantangbatas.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/menantangbatas.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/menantangbatas.wordpress.com/112/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menantangbatas.wordpress.com&amp;blog=3108335&amp;post=112&amp;subd=menantangbatas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menantangbatas.wordpress.com/2010/07/13/persembahan-buat-richard-hoe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2c4d954e434bce9689eaf79fe5930d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">menantangbatas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://menantangbatas.files.wordpress.com/2010/07/senja.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">senja</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Catatan Akhir Sekolah</title>
		<link>http://menantangbatas.wordpress.com/2009/03/02/catatan-akhir-sekolah/</link>
		<comments>http://menantangbatas.wordpress.com/2009/03/02/catatan-akhir-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 08:58:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>menantangbatas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menantangbatas.wordpress.com/?p=99</guid>
		<description><![CDATA[Semalem, lagi ngutak-atik file di computer, eh.. tiba… ada film lama yang aku simpan dan lupa dimana diletakkan. Pengennya langsung dihapus, tiba-tiba sayang juga, demi nonton nich film, aku relain ninggalkan kerjaan selama 1,5 jam + waktu konservativ 1 jam hanya untuk mengenang masa indah yang nyangkut banget ma kisah ini. Film ini mengisahkan tiga bersahabat Alde (Marcel), Arian (Vino) dan Agni (Ramon) yang biasa disingkat dengan A3. Mereka dikenal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menantangbatas.wordpress.com&amp;blog=3108335&amp;post=99&amp;subd=menantangbatas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;"><img class="aligncenter size-full wp-image-108" title="cassss1" src="http://menantangbatas.files.wordpress.com/2009/03/cassss1.jpg?w=440&#038;h=279" alt="cassss1" width="440" height="279" /></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Semalem, lagi ngutak-atik file di computer, eh.. tiba… ada film lama yang aku simpan dan lupa dimana diletakkan. Pengennya langsung dihapus, tiba-tiba sayang juga, demi nonton nich film, aku relain ninggalkan kerjaan selama 1,5 jam + waktu konservativ 1 jam hanya untuk mengenang masa indah yang nyangkut banget ma kisah ini. </span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Film ini mengisahkan tiga bersahabat Alde (Marcel), Arian (Vino) dan Agni (Ramon) yang biasa disingkat dengan A3. Mereka dikenal sebagai geng dengan reputasi cupu.  Termotivasi untuk tidak menjadi orang yang “basi”, merekapun bermaksud untuk memberikan persembahan kepada sekolah mereka,  berupa sebuah film dokumenter sekolah.</span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Entah sudah berapa kali aku nonton film ini, tetapi anehnya sensasinya masih tetap sama “mengharubiru” <span> </span>pa lagi diawal dan akhir ceritanya dibuka oleh lagu “ I remember” nya Mocca – gilee makin maknyos aje&#8230; Film ini so real dan melempar kita kembali ke jaman masih SMU dulu. Suasananya, semangatnya, persahabatannya… cool banget dah.. jadi inget ma sohib sma dulu&#8230; klo kalian baca&#8230; I remember, </span><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">all the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn..</span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><a href="http://www.indocontest.com/mocca-i-remembermp3-ost-catatan-akhir-sekolah/">Mocca &#8211; I Remember [OST Catatan Akhir Sekolah]</a></span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">I remember…The way you glanced at me, yes I remember<br />
I remember…When we caught a shooting star, yes I remember<br />
I remember.. All the things that we shared, and the promise we made, just you and I<br />
I remember.. All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Do you remember..?<br />
When we were dancing in the rain in that december<br />
And I remember..When my father thought you were a burglar<br />
I remember.. All the things that we shared, and the promise we made, just you and I<br />
I remember.. All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">I remember.. The way you read your books,<br />
yes I remember<br />
The way you tied your shoes,<br />
yes I remember<br />
The cake you loved the most,<br />
yes I remember<br />
The way you drank you coffee,<br />
I remember<br />
The way you glanced at me, yes I remember<br />
When we caught a shooting star,<br />
yes I remember<br />
When we were dancing in the rain in that December<br />
And the way you smile at me,<br />
yes I remember</span></p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/menantangbatas.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/menantangbatas.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/menantangbatas.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/menantangbatas.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/menantangbatas.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/menantangbatas.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/menantangbatas.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/menantangbatas.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/menantangbatas.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/menantangbatas.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/menantangbatas.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/menantangbatas.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/menantangbatas.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/menantangbatas.wordpress.com/99/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menantangbatas.wordpress.com&amp;blog=3108335&amp;post=99&amp;subd=menantangbatas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menantangbatas.wordpress.com/2009/03/02/catatan-akhir-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2c4d954e434bce9689eaf79fe5930d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">menantangbatas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://menantangbatas.files.wordpress.com/2009/03/cassss1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">cassss1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apakah Kau Ingat?</title>
		<link>http://menantangbatas.wordpress.com/2009/02/16/apakah-kau-ingat/</link>
		<comments>http://menantangbatas.wordpress.com/2009/02/16/apakah-kau-ingat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 02:06:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>menantangbatas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menantangbatas.wordpress.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Apakah kau ingat disuatu ketika, dimana saat senja temaran ketika sang raja pulang keperaduan, kita sama-sama mencoba menoreh mimpi untuk selalu menjadi matahari? Kau ingat bagaimana nakalnya kita menari diantara mendung hujan yang terusap oleh indahnya tebaran pelangi? Ketika itu kita mematri janji, takkan gentar biarpun badai dan derasnya hujan akan bahasi tanah ini. Aku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menantangbatas.wordpress.com&amp;blog=3108335&amp;post=90&amp;subd=menantangbatas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;text-align:center;" align="justify"><img class="aligncenter" src="http://i256.photobucket.com/albums/hh199/Sixaholic/something-wrong.jpg" alt="" width="422" height="290" /></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Arial Narrow,sans-serif;">Apakah kau ingat disuatu ketika, dimana saat senja temaran ketika sang raja pulang keperaduan, kita sama-sama mencoba menoreh mimpi untuk selalu menjadi matahari? Kau ingat bagaimana nakalnya kita menari diantara mendung hujan yang terusap oleh indahnya tebaran pelangi? Ketika itu kita mematri janji, takkan gentar biarpun badai dan derasnya hujan akan bahasi tanah ini. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Arial Narrow,sans-serif;">Aku ingat, saat kita tertawa bersama dengan kerasnya disuatu ketika bulan Mei itu, kawan. Saat dimana kita terpaksa berpisah untuk menjalani takdir kita sendiri. Aku selalu ingat.. bahwa suatu saat nanti kita berjanji akan bersama-sama berkumpul disurau ini, sholat dhuha diwaktu pagi sambil bersenandung kecil memandang indahnya hari.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Arial Narrow,sans-serif;">Dari sudut dunia, aku berdoa.. dimana disuatu ketika kita bisa bertemu dan bercerita.. betapa sepinya menjalani hari-hari tanpa kalian, teman. Sahabat yang selalu memberi semangat diantara keterbatasan dan ketidakmungkinan, yang memberi keyakinan indahnya ujung penantian diantara jalan yang penuh dengan rintangan dan mencegah bara itu surut biar selau tetap pasang. </span></span></p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/menantangbatas.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/menantangbatas.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/menantangbatas.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/menantangbatas.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/menantangbatas.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/menantangbatas.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/menantangbatas.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/menantangbatas.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/menantangbatas.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/menantangbatas.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/menantangbatas.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/menantangbatas.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/menantangbatas.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/menantangbatas.wordpress.com/90/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menantangbatas.wordpress.com&amp;blog=3108335&amp;post=90&amp;subd=menantangbatas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menantangbatas.wordpress.com/2009/02/16/apakah-kau-ingat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2c4d954e434bce9689eaf79fe5930d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">menantangbatas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i256.photobucket.com/albums/hh199/Sixaholic/something-wrong.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>CERMIN</title>
		<link>http://menantangbatas.wordpress.com/2009/01/11/cermin/</link>
		<comments>http://menantangbatas.wordpress.com/2009/01/11/cermin/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2009 07:30:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>menantangbatas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menantangbatas.wordpress.com/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[Aku masih saja tertegun, siapa yang menyangka, seorang yang biasa memulai debut sebagai anak yang memiliki pusaran dua di kepala, biang masalah, selalu disumpahi memiliki masa depan suram, suka berkelahi, biang onar.. terbuang diantara kumpulan anak-anak di sebuah universitas di bogor. Aku sedang sibuk menertawakan diri, kawan.. mengingat kenakalan yang dibuat beberapa tahun yang lalu. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menantangbatas.wordpress.com&amp;blog=3108335&amp;post=81&amp;subd=menantangbatas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><img class="aligncenter size-full wp-image-82" title="mirror-mirror" src="http://menantangbatas.files.wordpress.com/2009/01/mirror-mirror.jpg?w=393&#038;h=265" alt="mirror-mirror" width="393" height="265" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">Aku masih saja tertegun, siapa yang menyangka, seorang yang biasa memulai debut sebagai anak yang memiliki pusaran dua di kepala, biang masalah, selalu disumpahi memiliki masa depan suram, suka berkelahi, biang onar.. terbuang diantara kumpulan anak-anak di sebuah universitas di bogor.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">Aku sedang sibuk menertawakan diri, kawan.. mengingat kenakalan yang dibuat beberapa tahun yang lalu. Suka main tendang-tendangan saat shalat ashar ketika mengaji sore di surau dan berakhir tragis, sujud dengan bokong yang dikibas sajadah oleh Pak Mubarok. Bermain pesawatan saat guru sedang membelakangi murid ketika menulis di papan tulis, aku ingat betul ibu guru itu teman, guru bahasa Indonesia ketika aku SMP.<span> </span>Aku sedang merenung, tertawa, menangis, mengadu dan memohon ampun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">Allah tahu begitu banyak kenakalan yang aku buat, Sungguh..Dia tahu.. tapi menunggu untuk membalasnya. Demikianlah aku sekarang, menyadari bahwa sesungguhnya kehidupan itu adalah cermin. Apa yang kita lakukan akan terbalaskan persis, tak lebih tak kurang. Jadilah aku sekarang, teman.. merenung, mengenang tentang berapa banyak kenakalan yang dibuat oleh anak-anak muda ini, membuat ku serasa mau mati berdiri.. ketika menjelaskan sesuatu di depan, mereka asik dengan dunia mereka sendiri, yang entah dimana. Semacam sensasi mengajar anak yang mengidap penyakit autis di sekolah luar biasa. Ketika bicara soal materi kuliah, diantara mereka ada yang kejang, dugaan ku dia terkena epilepsi stadium tiga. Ada yang bergosip ria, persis dengan tingkah ibu-ibu PKK. Melihat tingkah mereka, aku menghitung waktu berapa lama lagi aku akan jadi “gila”.</span></p>
<p><span id="more-81"></span></p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/menantangbatas.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/menantangbatas.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/menantangbatas.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/menantangbatas.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/menantangbatas.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/menantangbatas.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/menantangbatas.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/menantangbatas.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/menantangbatas.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/menantangbatas.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/menantangbatas.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/menantangbatas.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/menantangbatas.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/menantangbatas.wordpress.com/81/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menantangbatas.wordpress.com&amp;blog=3108335&amp;post=81&amp;subd=menantangbatas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menantangbatas.wordpress.com/2009/01/11/cermin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2c4d954e434bce9689eaf79fe5930d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">menantangbatas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://menantangbatas.files.wordpress.com/2009/01/mirror-mirror.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">mirror-mirror</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AKU INGIN</title>
		<link>http://menantangbatas.wordpress.com/2008/11/11/aku-ingin/</link>
		<comments>http://menantangbatas.wordpress.com/2008/11/11/aku-ingin/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 10:56:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>menantangbatas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[eindye]]></category>
		<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[sapardi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menantangbatas.wordpress.com/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[(Puisi ini aku ambil dari karya Sapardi Djoko Damono) Aku ingin mencintaimu dengan sederhana dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu Aku ingin mencintaimu dengan sederhana dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada Posted in Uncategorized<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menantangbatas.wordpress.com&amp;blog=3108335&amp;post=66&amp;subd=menantangbatas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="hujan" src="http://www.vintagephoto.tv/images/rainy_day86.jpg" alt="" width="481" height="227" /></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">(Puisi ini aku ambil dari karya Sapardi Djoko Damono)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">Aku ingin mencintaimu dengan sederhana<br />
dengan kata yang tak sempat diucapkan<br />
kayu kepada api yang menjadikannya abu</span></p>
<p>Aku ingin mencintaimu dengan sederhana<br />
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan<br />
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/menantangbatas.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/menantangbatas.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/menantangbatas.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/menantangbatas.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/menantangbatas.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/menantangbatas.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/menantangbatas.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/menantangbatas.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/menantangbatas.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/menantangbatas.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/menantangbatas.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/menantangbatas.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/menantangbatas.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/menantangbatas.wordpress.com/66/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menantangbatas.wordpress.com&amp;blog=3108335&amp;post=66&amp;subd=menantangbatas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menantangbatas.wordpress.com/2008/11/11/aku-ingin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2c4d954e434bce9689eaf79fe5930d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">menantangbatas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.vintagephoto.tv/images/rainy_day86.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hujan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Catatan dari sahabat</title>
		<link>http://menantangbatas.wordpress.com/2008/07/16/catatan-dari-sahabat/</link>
		<comments>http://menantangbatas.wordpress.com/2008/07/16/catatan-dari-sahabat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2008 03:37:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>menantangbatas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menantangbatas.wordpress.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Sahabat saya memberikan sebuah tulisan yang sangat menyentuh. Berceritakan seorang lelaki tua yang diberikan beberapa cobaan, tetapi yang menarik, bahwa lelaki tersebut tidak penah mencoba untuk berpendapat tentang kejadian buruk yang menimpanya. Dia percaya bahwa semua itu sudah ada jalan ceritanya sendiri dan baru bisa kita pahami bila sudah menjalani kehidupan itu sendiri.Saudaraku, Kita hanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menantangbatas.wordpress.com&amp;blog=3108335&amp;post=53&amp;subd=menantangbatas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;line-height:150%;"><img class="aligncenter" src="http://www.crystalinks.com/emptytomb.jpg" alt="" width="453" height="202" /></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Sahabat saya memberikan sebuah tulisan yang sangat menyentuh. Berceritakan seorang lelaki tua yang diberikan beberapa cobaan,  tetapi yang menarik, bahwa lelaki tersebut tidak penah mencoba untuk berpendapat tentang kejadian buruk yang menimpanya. Dia percaya bahwa semua itu sudah ada jalan ceritanya sendiri dan baru bisa kita pahami bila sudah menjalani kehidupan itu sendiri.Saudaraku, Kita hanya tahu sepotong dari seluruh kejadian. </span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Kecelakaan-kecelakaan dan kengerian hidup ini hanya merupakan satu halaman dari buku besar. Kita jangan terlalu cepat menarik kesimpulan. Kita harus simpan dulu penilaian kita dari badai-badai kehidupan sampai kita ketahui seluruh cerita.</span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:&quot;">“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS 2 : 216)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/menantangbatas.wordpress.com/53/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/menantangbatas.wordpress.com/53/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/menantangbatas.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/menantangbatas.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/menantangbatas.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/menantangbatas.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/menantangbatas.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/menantangbatas.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/menantangbatas.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/menantangbatas.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/menantangbatas.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/menantangbatas.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/menantangbatas.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/menantangbatas.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/menantangbatas.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/menantangbatas.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menantangbatas.wordpress.com&amp;blog=3108335&amp;post=53&amp;subd=menantangbatas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menantangbatas.wordpress.com/2008/07/16/catatan-dari-sahabat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2c4d954e434bce9689eaf79fe5930d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">menantangbatas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.crystalinks.com/emptytomb.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>PERJALANAN SPIRITUAL</title>
		<link>http://menantangbatas.wordpress.com/2008/06/13/perjalanan-spiritual/</link>
		<comments>http://menantangbatas.wordpress.com/2008/06/13/perjalanan-spiritual/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Jun 2008 03:26:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>menantangbatas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menantangbatas.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari aku kedatangan teman lama. Dia bercerita tentang nikmatnya menjelajah belahan dunia, ya semacam sensasi perjalanan spiritual mencari jati diri (aku lebih senang menyebutnya esistensyi sebuah diyi (ala kak yansen yang cadel “r”)) setelah berulang kali membaca Edensor, aku pun terinspirasi juga. Maka dimulailah pengalaman ku disuatu subuh, berkelana sendiri berjalan kaki dari kostan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menantangbatas.wordpress.com&amp;blog=3108335&amp;post=48&amp;subd=menantangbatas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span></span></p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://jadugar.files.wordpress.com/2008/03/20060722135001_walking-alone-in-the-dark3.jpg?w=450&#038;h=238" alt="" width="450" height="238" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Suatu hari aku kedatangan teman lama. Dia bercerita tentang nikmatnya menjelajah belahan dunia, ya semacam sensasi perjalanan spiritual mencari jati diri (aku lebih senang menyebutnya esistensyi sebuah diyi (ala kak yansen yang cadel “r”)) setelah berulang kali membaca Edensor, aku pun terinspirasi juga. Maka dimulailah pengalaman ku disuatu subuh, berkelana sendiri berjalan kaki dari kostan Jl. Tikukur menuju curug dago, gua jepang, gua belanda, curug ciomas hingga tembus ke maribaya….jalan kaki lagi ke puncak bukit yang hanya ada satu pohon besar, ingin rasanya aku kibarkan bendera disana, pertanda ada anak kampung yang pernah menjejakkan kakinya dalam perjalanan menaklukkan dunia. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Kegilaan ini tak sampai disana, dengan sedikit ajakan ada dua orang yang termakan hasutan. Dengan nada berkobar lantang, aku teriakkan, “ayo tantang batas mu, teman”. Perjalanan spiritual ini kami mulai dari mengarungi perbukitan di Bandung, Jatinangor, Sumedang Ujung, Lembang, dan yang paling gila menginap di masjid Depok dan Tanggerang. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Ini hanyalah kegilaan yang biasa teman, hanya sebuah perbuatan sederhana untuk menantang batas keberanian mu sebagai bekal menantang kehidupan dan mencoba mengumpulkan makna dari mozaik-mozaik hidup mu yang bertebar berserakan. </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/menantangbatas.wordpress.com/48/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/menantangbatas.wordpress.com/48/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/menantangbatas.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/menantangbatas.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/menantangbatas.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/menantangbatas.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/menantangbatas.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/menantangbatas.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/menantangbatas.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/menantangbatas.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/menantangbatas.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/menantangbatas.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/menantangbatas.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/menantangbatas.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/menantangbatas.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/menantangbatas.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menantangbatas.wordpress.com&amp;blog=3108335&amp;post=48&amp;subd=menantangbatas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menantangbatas.wordpress.com/2008/06/13/perjalanan-spiritual/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2c4d954e434bce9689eaf79fe5930d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">menantangbatas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jadugar.files.wordpress.com/2008/03/20060722135001_walking-alone-in-the-dark3.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>STASIUN GAMBIR</title>
		<link>http://menantangbatas.wordpress.com/2008/06/13/stasiun-gambir/</link>
		<comments>http://menantangbatas.wordpress.com/2008/06/13/stasiun-gambir/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Jun 2008 03:22:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>menantangbatas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[gambir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menantangbatas.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari aku pernah bertanya kepada seorang pak tua pengangkut barang di stasiun gambir, dimana tepatnya letak jalan juanda III. Dia balik bertanya “pertama di Jakarta ya, mas? “Nggak, udah berapa kali tapi belum pernah ke Jakarta Pusat”. Kemudian dia bertanya, “udah lihat monas??” sahut pak tua. “Belum “ kataku, “klo belum lihat monas artinya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menantangbatas.wordpress.com&amp;blog=3108335&amp;post=47&amp;subd=menantangbatas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;"><img class="aligncenter" src="http://akuinginhijau.files.wordpress.com/2007/07/argo_bromo.jpg?w=418&#038;h=263" alt="" width="418" height="263" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Suatu hari aku pernah bertanya kepada seorang pak tua pengangkut barang di stasiun gambir, dimana tepatnya letak jalan juanda III. Dia balik bertanya “pertama di Jakarta ya, mas? “Nggak, udah berapa kali tapi belum pernah ke Jakarta Pusat”. Kemudian dia bertanya, “udah lihat monas??” sahut pak tua. <span> </span>“Belum “ kataku, “klo belum lihat monas artinya itu belum ke Jakarta mas, klo udah pegang monas, baru mas dinisbatkan sebagai pengunjung Jakarta ke sekian” jawab pak tua mengulum senyum.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Aku tertawa saja, kemudian berlalu pergi setelah ia menunjukkan kemana arah yang harus aku jalani. Setelah aktivitasku usai, dikejar oleh penodong tak membuat semangat ku surut, untuk memegang monas. “Ini untuk pak tua”, bisikku. Pada saat senja ketika menunggu kereta aku bertemu kembali dengan pak tua, “pak, saya udah pegang monas”, seketika itu dia menyalami ku dan tersenyum lebar, “selamat datang mas dijakarta”.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/menantangbatas.wordpress.com/47/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/menantangbatas.wordpress.com/47/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/menantangbatas.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/menantangbatas.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/menantangbatas.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/menantangbatas.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/menantangbatas.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/menantangbatas.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/menantangbatas.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/menantangbatas.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/menantangbatas.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/menantangbatas.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/menantangbatas.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/menantangbatas.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/menantangbatas.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/menantangbatas.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menantangbatas.wordpress.com&amp;blog=3108335&amp;post=47&amp;subd=menantangbatas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menantangbatas.wordpress.com/2008/06/13/stasiun-gambir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2c4d954e434bce9689eaf79fe5930d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">menantangbatas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://akuinginhijau.files.wordpress.com/2007/07/argo_bromo.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>CERITA CINTA KITA</title>
		<link>http://menantangbatas.wordpress.com/2008/06/13/cerita-cinta-kita/</link>
		<comments>http://menantangbatas.wordpress.com/2008/06/13/cerita-cinta-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Jun 2008 03:18:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>menantangbatas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[cerita cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menantangbatas.wordpress.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Entah itu malam atau mungkin subuh, aku dan teman ku berdiskusi serius tentang sejarah cinta, setelah kita usai mengerjakan tugas kuliah. Dia memulainya, dengan berkata “cinta itu ndy, menginspirasikan munculnya kisah-kisah hebat di dunia”, tak sabar aku mendengarnya, “yang pertama kisah Napoleon Bonaparte yang menaklukan Eropa, Margareth Josephine lah yang jadi inspirasinya, si Fuhrer (kumis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menantangbatas.wordpress.com&amp;blog=3108335&amp;post=46&amp;subd=menantangbatas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><img class="aligncenter" src="http://roechi.files.wordpress.com/2007/10/walking.jpg?w=488&#038;h=324" alt="" width="488" height="324" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Entah itu malam<span> </span>atau mungkin subuh, aku dan teman ku berdiskusi serius tentang sejarah cinta, setelah kita usai mengerjakan tugas kuliah. Dia memulainya, dengan berkata “cinta itu ndy, menginspirasikan munculnya kisah-kisah hebat di dunia”, tak sabar aku mendengarnya, “yang pertama kisah Napoleon Bonaparte yang menaklukan Eropa, Margareth Josephine lah yang jadi inspirasinya, si Fuhrer (kumis Charlie Chaplin) menjadi pemimpin Negara fasis yang disegani, kau tahu siapa dibelakangnya? “ Eva Brown” jawabannya. Di tanah Jawa kita pernah dengar kisah Bandung Bondowoso yang membangun seribu candi dalam satu malam demi kekasihnya Roro Jongrang” katanya semangat. Tat lama kemudian dia berkata-kata lagi “nah klo kamu, kisah besar apa yang akan kau tuliskan dalam sejarah?”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Aku kaget, akhir cerita yang ditutup dengan kesimpulan mengejutkan. Aku berkontenplasi sejenak, bagaimana nanti jika anak ku bertanya hal yang sama sebagaimana dulu aku bertanya tentang kisah ibu dan bapak ku dulu”. Bilakah dia nanti akan bertanya “Pak, apakah kisah cinta bapak dan ibu berlatarkan pangeran tampan dengan jubah ksatria lengkap dengan kuda dan pedang yang bertempur dengan nenek sihir yang menyandera seorang putri cantik di menara, atau bapak melompat bergelayutan di gedung-gedung pencakar langit sambil memeluk ibu?”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Mungkin nanti aku menjawab, aku akan memulai kisah cinta ku dengan cara yang sederhana, bukan menguasai Eropa, bertempur dengan nenek sihir, atau apapun lah. Tapi ku awali kisah ku dengan kisah lelaki sederhana yang melempar jendela kamar ibu mu dengan batu, kemudian berteriak membaca puisi cinta di bawah jendela manakala malam purnama , atau kisah lelaki sederhana yang bersedia menemani ibu mu tatkala senja, atau berjingkrak2 histeria tatkala ia berduka. Nah sekarang, bagaimana kau menulis cerita cinta mu nanti teman??</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/menantangbatas.wordpress.com/46/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/menantangbatas.wordpress.com/46/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/menantangbatas.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/menantangbatas.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/menantangbatas.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/menantangbatas.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/menantangbatas.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/menantangbatas.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/menantangbatas.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/menantangbatas.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/menantangbatas.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/menantangbatas.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/menantangbatas.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/menantangbatas.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/menantangbatas.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/menantangbatas.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=menantangbatas.wordpress.com&amp;blog=3108335&amp;post=46&amp;subd=menantangbatas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menantangbatas.wordpress.com/2008/06/13/cerita-cinta-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2c4d954e434bce9689eaf79fe5930d4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">menantangbatas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://roechi.files.wordpress.com/2007/10/walking.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
