Apakah Kau Ingat?

Apakah kau ingat disuatu ketika, dimana saat senja temaran ketika sang raja pulang keperaduan, kita sama-sama mencoba menoreh mimpi untuk selalu menjadi matahari? Kau ingat bagaimana nakalnya kita menari diantara mendung hujan yang terusap oleh indahnya tebaran pelangi? Ketika itu kita mematri janji, takkan gentar biarpun badai dan derasnya hujan akan bahasi tanah ini.

Aku ingat, saat kita tertawa bersama dengan kerasnya disuatu ketika bulan Mei itu, kawan. Saat dimana kita terpaksa berpisah untuk menjalani takdir kita sendiri. Aku selalu ingat.. bahwa suatu saat nanti kita berjanji akan bersama-sama berkumpul disurau ini, sholat dhuha diwaktu pagi sambil bersenandung kecil memandang indahnya hari.

Dari sudut dunia, aku berdoa.. dimana disuatu ketika kita bisa bertemu dan bercerita.. betapa sepinya menjalani hari-hari tanpa kalian, teman. Sahabat yang selalu memberi semangat diantara keterbatasan dan ketidakmungkinan, yang memberi keyakinan indahnya ujung penantian diantara jalan yang penuh dengan rintangan dan mencegah bara itu surut biar selau tetap pasang.

~ by menantangbatas on February 16, 2009.

Leave a Reply