Maafkan Aku !!! (bawa kembali semangatku)

Ada rasa aneh yang menyelinap di pikiran ku, ujian kali ini tidak begitu membuatku bersemangat untuk menyiapkan diri menghadapi ujian seperti biasanya. Ini adalah sikap sinis dari wajah yang pesimis. Padahal hanya tinggal satu semester lagi…satu semester lagi..!!!! Ketika ibu ku menelpon dan bertanya bagaimana persiapan ku untuk ujian akhir ini, aku jawab sekenanya aku malas belajar, seketika itu beliau berbicara pelan dan tak lama matilah teleponnya.

Aku rasakan ada nada kecewa, kecewa yang begitu membuncah, seakan-akan perjuangan mereka sia-sia dimana Bapak ku yang bekerja tak kenal lelah dan ibu ku mengencangkan pengeluaran menahan dahaga. Sepanjang waktu mereka bermimpi agar anaknya bisa sedikit meringankan bebannya perjuangan mereka dengan nilai yang sempurna. Hanya nilai saja….apa itu salah.

Seketika itu, hatiku ditikam dengan jutaan perasaan bersalah. Tanpa terasa air mata luruh tumpah ruah. Aku tidak mengerti apa mau ku. Entah dimana dunia mengubur bara semangatku, aku juga tak tahu kemana awan membawa terbang mimpi-mimpu ku. Dalam hati yang terpaku, “lamat-lamat ke dengar lembut suara mereka yang sahdu sewaktu tempo dulu. Nak, orang kampung seperti kita tak punya apa-apa yang dapat membuat kita jumawa, kecuali semangat dan mimpi. Dan karenanya jangan kau buang jauh, bertempurlah mati-matian demi mimpi-mimpi mu.”

Buat Bapak dan Ibu, Maafkan Aku!!!!

~ by menantangbatas on May 2, 2008.

One Response to “Maafkan Aku !!! (bawa kembali semangatku)”

  1. yap! UAS hitungan hari…sekarang juga lagi belajar, cuma break bentar. hmmff…Setiap nelpon mama papa, ada dua permohonan yg tak pernah aku lupa untuk mengucapkannya. Pertama, maaf lahir batin. Kedua, minta didoain.
    Tapi selalu saja mereka bilang.”iya udah dimaapin” …..”iya, tanpa dimintapun udah selalu didoain dan akan terus didoain. Yang penting lia udah ikhtiar semampunya”

    Ah, kita memang tak pernah bisa membalas pengorbanan mereka. Tapi setidaknya, kita bisa melakukan yg terbaik yang mereka butuhkan. Yang mereka butuhkan. Doa anak sholeh. Ya, semoga kita bisa menjadi jariyah buat keduanya. Aamiin

Leave a Reply